Agenda Fakultas
Mar
10

KEGIATAN BERKAH RAMADHAN 2026

Selasa, 10 Mar 2026
Ruang Laksda Mardiono - Universitas Dinamika
Jan
29

”BACK TO SCHOOL (BTS)”

Kamis, 29 Jan 2026
SMA dan SMK di sekitar Surabaya dan Jawa Timur
Feb
02

CHARACTER BUILDING PROGRAM STUDI...

Senin, 02 Feb 2026
Gedung Serba Guna
Jan
29

REINFORCEMENT HIMA S1 MANAJEMEN

Kamis, 29 Jan 2026
Ruang B.501
Aug
13

WORKSHOP PENINGKATAN KEMAMPUAN WI...

Rabu, 13 Aug 2025
SMAN 3 Sidoarjo
Oct
29

SEMINAR GENZPRENEUR

Rabu, 29 Oct 2025
Laksda Mardiono Lt. 1 Universitas Dinamika
Oct
22

“GENZPRENEUR: MENYATUKAN PASSION,...

Rabu, 22 Oct 2025
Ruang Serba Guna Universitas Dinamika
Oct
14

WORKSHOP ENTREPRENEUR UNTUK SISWA...

Selasa, 14 Oct 2025
Ruang Serba Guna Universitas Dinamika
Selamat Kepada Rizkaa Maritsa Zain Meraih Microsoft Office Specialist

Microsoft Office Specialist (MOS) adalah program sertifikasi yang dirancang untuk menguji skill atau keahlian dalam menggunakan aplikasi Microsoft Office yang merupakan aplikasi desktop bisnis dan perkantoran yang umum digunakan hingga saat ini.

Bagi yang berhasil melewati ujian tersebut akan mendapatkan sertifikat langsung dari Microsoft dan mendapat gelar MOS. Hal itu sangat penting karena akan mempermudah dalam mencari pekerjaan.

Salah satu dari mahasiswa D3 Komputerisasi perkantoran dan Kesekretariatan yang berhasil melewati ujian sertifikasi MOS adalah Rizkaa Maritsa Zain yang merupakan mahasiswa D3 Komputerisasi Perkantoran dan Kesekretariatan angkatan 2012. Dia melaksanakan sertifikasi tersebut pada tanggal 19 September 2015 dan berhasil mendapatkan sertifikat MOS.

Menurut perempuan yang suka makan nasi goreng ini, kesulitan – kesulitan yang dia alami saat menjalani ujian sertifikasi MOS adalah waktu yang digunakan untuk mengerjakan soal terlalu singkat dan pemahaman akan soal – soal yang diberikan. “Senang sekali, saya sangat beruntung dapat melalui ujian tersebut meskipun mendapatkan pass score, dan tidak semua mahasiswa mendapat kesempatan mengikuti ujian sertifikasi ini bahkan di universitas lain juga tidak menyelenggarakan sertifikasi internasional ini” kata Rizkaa.